Menyontek, salahkah???

1
1110

Pekanbaru-12.12.18. Post kali ini, kita bahas tentang kegiatan menyontek yang sudah menjadi kebiasaan bagi siswa. Disini kita ciutkan ruang lingkupnya adalah siswa SMP, karena berdasarkan pengamatan dan pengalaman saya tentunya.

Musim ujian telah tiba. Beberapa siswa mulai sibuk belajar ekstra. Namun beberapa siswa lainnya cuek saja dan santai menghadapi ujian. Bukannya mereka telah siap siaga dengan segala persenjataannya, tapi mereka cukup mengandalkan satu hal yakni menyontek.

“Percuma belajar mati-matian bu, nanti pas ujiannya gak sesuai dengan yang dipelajari” celetuk seorang siswa saya. “Iya bu…buang-buang masa aja, mending nyontek…”sambung yang lain.

“Kalau saya Bu, menyontek itu untuk memastikan jawaban saya benar atau tidak aja Bu”sahut siswa yang memiliki kemampuan cukup lumayan. “Mencontek itu seru Bu, menunjukkan kekompakan dan kesetiakawanan kita” lanjutnya penuh yakin.

Begitulah kira-kira pendapat siswa saya mengenai menyontek. Menurut mereka, kegiatan itu tidak berdosa dan sah-sah aja. So, mari kita simak menurut para ahli apa sebenarnya menyontek itu.

Cheating (menyontek) menurut Wikipedia Encyclopedia sebagai suatu tindakan tidak jujur yang dilakukan secara sadar untuk menciptakan keuntungan yang mengabaikan prinsip keadilan.

Menurut Bower (1964) “cheating is manifestation of using illigitimate means to achieve a legitimate end (achieve academic success or avoid academic failure)”. Maksudnya, menyontek adalah perbuatan yang menggunakan cara-cara yang tidak sah untuk tujuan yang sah/terhormat yaitu mendapatkan keberhasilan akademis atau menghindari kegagalan akademis.

Sehingga kita dapat disimpulkan bahwa menyontek adalah suatu perbuatan atau cara-cara yang tidak jujur, curang, dan menghalalkan segala cara yang dilakukan seseorang untuk mencapai nilai yang terbaik dalam menyelesaikan tugas terutama pada ulangan atau ujian. Cara menyontek banyak sekali, misalnya dengan membuat catatan kecil (kopek an), meminta bantuan teman, meniru jawaban teman, serta berkompromi dengan teman.

Jadi, mulai dari sekarang hilangkanlah kebiasaan menyontek. Menyontek adalah cara yang salah dan menjadikan kita orang yang curang selamanya. Dan satu lagi, guru biasanya tidak sepenuhnya melihat hasil akhir yang diperoleh siswa setelah ujian, tapi lebih melihat kepada PROSES yang dilakukan siswa selama kegiatan belajar berlangsung. So, be yourself!! **

1 KOMENTAR

  1. Kalau menyontek tidak saat ujian, boleh boleh aja cekgu, menyontek hal positif dlm kehidupan sehari hari cthnya. Amati Tiru Modifikasi kan tak apa2, wkwkwkw

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here